Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

OECD Desak Inggris Pangkas Batas Skema Sektor Perumahan

Senin, 4 Agustus 2014 9:01 WIB
Dibaca 722

Monexnews - Inggris harus memangkas lebih dari setengah batas untuk skema perumahannya untuk pembeli pertama, sebelum mulai menganggu pasar, ucap kepala Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada hari Minggu lalu. Menteri Keuangan Inggris George Osborne seharusnya memangkas batas senilai 600,000 pound pada skema Help to Buy, dan mulai menarik kembali skema subsidi kredit perumahan, menurut SekJen OECD Angel Gurria. Pekan lalu, Menteri Keuangan mengatakan hampir sekitar 40,000 orang merasakan dampak dari program tersebut dan menggunakannya untuk membeli rumah  baru. Bagaimanapun, kritikus mengatakan skema Help to Buy nampaknya dirancang agar pemeirntah bisa mendapatkan dukungan menjelang pemilu bulan Mei 2015 nanti dan menambah resiko gelembung pada harga rumah.

Bank of England di bulan Juni untuk pertama kalinya memberlakukan batasan seberapa banyak uang yang dapat dipinjam untuk membeli rumah, sebagai usaha untuk menghentikan kenaikan tingkat hutang dan meredakan kenaikan tajam pada harga rumah. Gurria mengatakan pemerintah seharusnya menurunkan batasan harga rumah menjadi rata-rata nasional pada 262,000 pound, dan juga memulai proses menarik program tersebut dalam waktu sekitar satu tahun. Belum ada komentar dari Departemen Keuangan Inggris dan OECD. Bank of England akan mengkaji ulang skema tersebut bulan depan.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar