Rabu, 28 Juni 2017

world-economy  World Economy

OECD: Slovenia Beresiko Menderita Krisis Perbankan Yang Parah

Selasa, 9 April 2013 21:39 WIB
Dibaca 641

Monexnews - Slovenia tengah menuju krisis perbankan yang parah dan resesi yang mendalam meskipun proses reformasi telah dijalankan baru-baru ini, menurut hasil survey ekonomi terbaru dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

"Slovenia telah terpukul keras oleh siklus ekonomi yang terlalu drastis, yang diperparah oleh macetnya reformasi dan krisis hutang zona Euro," kata OECD dalam sebuah laporan pada hari Selasa, sembari menambahkan jika upaya pemerintah untuk mereformasi sektor perbankan dan mengurangi hutang negara yang tertumpuk justru telah membebani pertumbuhan. "Penurunan hutang sektor publik dan swasta secara signifikan telah membebani pertumbuhan di tengah kondisi keuangan yang ketat, meningkatnya pengangguran dan melambatnya kinerja ekspor."

"Meskipun reformasi penting telah diadopsi pada tahun 2012 dan awal 2013, reformasi tambahan dan jauh diperlukan sesegera mungkin untuk memulihkan kepercayaan dan kepala off risiko penurunan yang berkepanjangan dan akses terbatas ke pasar keuangan," dia melanjutkan.

Kendati dihadapkan pada resiko krisis pendanaan dalam jangka pendek, pemerintah Slovenia telah menampik jika mereka membutuhkan bailout. Padahal mantan PM Slovenia, Janez Jansa, pada bulan lalu mengatakan jika pemerintah harus menerbitkan obligasi selambat-lambatnya pada 6 Juni mendatang guna memenuhi kewajiban keuangannya.

Para analis berharap kementerian keuangan Slovenia akan menerbitkan obligasi senilai minimal €1 milyar pada bulan-bulan untuk membayar hutang-hutang negara yang jatuh tempo di tahun 2013, yang diperkirakan mencapai setidaknya €2 milyar. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar