Selasa, 24 Januari 2017

world-economy  World Economy

Pasca Stimulus BoJ, Investor Kembali Fokus Pada Kebijakan Abe

Senin, 3 November 2014 16:26 WIB
Dibaca 631

Monexnews - Penambahan stimulus oleh Bank of Japan membuat fokus pasar kembali beralih menuju kebijakan ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe dan keputusan yang dihadapinya untuk menaikkan pajak penjualan. Sementara laba korporat meningkat, yen melemah dan bursa saham telah melejit sebanyak 57% sejak Abe menjabat 22 bulan lalu, ekspansi ekonomi yang berkepanjangan masih belum tercapai. Laju kenaikan inflasi konsumen hanya mencapai separuh dari target bank sentral dan gross domestic product berkontraksi paling tajam dalam 5 tahun pada kuartal kedua setelah kenaikan pajak penjualan tahap pertama. Abe berada di bawah tekanan untuk terus memperkuat pengelolaan perusahaan, deregulasi agrikultur, menaikkan partisipasi perempuan pada tenaga kerja dan mencapai kesepakatan dagang utnuk memicu pertumbuhan jangka panjang. Ia juga harus memutuskan dalam beberapa bulan mendatang apakah Jepang dapat kembali menghadapi kenaikan pajak penjualan untuk membantu menekan tingkat hutang terbesar di dunia, meski ia mempertimbangkan sebesar apa pemangkasan pajak korporat.

“Meski BOJ memberikan cukup banyak waktu, pemerintah harus melakukan dua hal: menjalankan strategi pertumbuhan dan konsolidasi fiskal,” ucap Masaaki Kanno, kepala ekonom Jepang pada JPMorgan Chase & Co. di Tokyo dan mantan pejabat bank sentral. “Jika pemerintah masih malas dan enggan serta hanya menikmati pelemahan yen dan penguatan bursa saham, maka kita hanya akan membuang waktu dan hasilnya akan buruk."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar