Senin, 23 Januari 2017

world-economy  World Economy

PBOC: Tidak Ada Lagi Ketertarikan China Untuk Tingkatkan Cadangan Devisa

Kamis, 21 November 2013 11:28 WIB
Dibaca 535

Monexnews -

People Bank of China mengatakan bahwa negaranya tidak mengambil keuntungan dari setiap kenaikan kepemilikan mata uang asing, menambahkan tanda-tanda bahwa para pembuat kebijakan akan menahan diri dari pembelian dollar untuk membatasi apresiasi yuan.

“Kebijakan ini tidak lagi di dukung China untuk mengakumulasi cadangan devisa,” kata Yi Gang, deputi gubernur bank sentral pada saat pidato  yang di selanggarakan oleh China Economist 50 Forum di Tsinghua University kemarin. Otoritas moneter “pada dasarnya” akan mengakhiri intervensi normal di dalam pasar keuangan dan mempeluas kisaran perdagangan harian yuan, berdasarkan tulisan Gubernu Zhou Xiachuan dalam sebuah artikel di buku paduan reformasi yang menjelaskan isi pertemuan pekan lalu oleh Partai Komunis. Baik Yi atau Zhou berikan kerangka kerja untuk setiap perubahan.

Cadangan mata uang asing China melonjak $166 milyar pada kuartal ketiga menjadi ke rekor tertinggi di $3.66 triliun, lebih dari tiga kali lipat dari negara lainnya dan lebih besar daripada GDP Jerman, ekonomi terbesar di Eropa. Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa uang yang di alirkan ke dalam aset negara bahkan ke negara berkembang mulai dari Brasil sampai India telihat keluarnya karena kecemasan bahwa Federal Reserve akan mengurangi stimulus.

Yi, yang juga sebagai kepala Biro Administrasi Valuta Asing, mengatakan dalam pidatonya bahwa apresiasi yuan berikan lebih banyak manfaat di China daripada melukai.     

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar