Selasa, 28 Maret 2017

world-economy  World Economy

Pejabat the Fed Tepis Wacana Kenaikan Suku Bunga

Jumat, 7 Februari 2014 11:21 WIB
Dibaca 653

Monexnews - Presiden Federal Reserve Bank wilayah Boston President, Eric Rosengren, hari ini mengatakan bahwa potensi kenaikan suku bunga jangka pendek cukup kecil. Ia menilai pasar tenaga kerja masih lemah dan inflasi relatif rendah sehingga pengerekan suku bunga belum diperlukan.

"Saya sepenuhnya percaya bawah pengambil keputusan harus sabar menunggu waktu yang tepat untuk mencabut kebijakan," ujar Rosengren kepada Wall Street Journal. Ia bersikukuh menyarankan bank sentral untuk menantikan penurunan angka pengangguran hingga ke bawah 6.5% sebelum mengutak-atik suku bunga acuan. Untuk saat ini, suku bunga masih berada di level 6.7% dan diharapkan kembali menurun pada hasil laporan Non-farm Payrolls sore nanti.

Rosengren menambahkan bahwa kondisi lapangan kerja Amerika Serikat belum cukup kondusif, setidaknya untuk beradaptasi dengan iklim suku bunga yang lebih tinggi. "Semua pihak (di Federal reserve) harus menaruh bobot tertentu dalam menilai situasi sektor tenaga kerja. Dalam hal ini, tolok ukurnya belum sejalan dengan wacana kenaikan bunga," kilah Rosengren.

Eric Rosengren memang dikenal sebagai anggota dewan kebijakan bank sentral yang paling agresif memperjuangkan pelonggaran moneter. Pada pertemuan bulan Desember lalu, ia menggunakan hak pilihnya untuk menolak rencana pengurangan jumlah pembelian obligasi per Januari 2014. Ia mengklaim kalau stimulus belum saatnya untuk dicabut karena angka pengangguran dan inflasi belum sesuai target awal.

"Saya memang melihat adanya suatu perbaikan dalam sektor ekonomi Amerika. Namun di tengah buruknya kondisi lapangan kerja dan inflasi yang sangat rendah, kebijakan harus selalu akomodatif," tutup Rosengren.

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar