Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

Pelambatan Ekonomi Global Masih Dasari Kebijakan Akomodatif The Fed

Kamis, 20 November 2014 17:00 WIB
Dibaca 488

Monexnews -

Minutes rapat pertemuan bank sentral The Fed yang dirilis semakin menunjukkan terdapat konflik perdebatan antara pejabat The Fed terkait perbaikan ekonomi domestik, dengan kendala perlambatan ekonomi global.

Rapat FOMC Oktober lalu menunjukkan bahwa pejabat bank sentral menilai laju pemulihan AS sudah cukup solid menghadapi ancaman eksternal pada pertumbuhan sehingga memutuskan untuk melanjutkan rencana semula menarik stimulus QE secara gradual setelah bergulir selama 6 tahun.

Meskipun fokus tertuju pada resiko kekacauan pasar keuangan, pelemahan ekonomi regional serta probablitas kejatuhan angka inflasi, para pejabat The Fed masih cukup nyaman dengan outlook ekonomi domestic sehingga program QE diakhiri pada rapat FOMC kemarin dan kedepannya akan mengalihkan diskusi pada tahap awal kenaikan suku bunga acuan dari level dekat nol.

Kebanyakan analis mengharapkan langkah pertama kenaikan suku bunga The Fed baru akan terjadi di pertengahan tahun 2015, namun ketidakpastian data ekonomi kedepannya masih dapat memberikan komplikasi pada rencana tersebut. Hal ini disinyalkan oleh komite FOMC bahwa pertumbuhan ekonomi AS jangka menengah berisiko melambat dibanding perkiraan, jika ekonomi asing ataupun kondisi pasar keuangan merosot lebih lanjut.

Adapun mengenai gejolak penurunan harga minyak dunia dengan impact nya pada tekanan penurunan inflasi masih berupaya dicerna oleh pejabat The Fed. Pengukur inflasi konsumen The Fed sejauh ini masih dibawah target bank sentral di 2% untuk 30 bulan berturut-turut. Sebagian besar anggota dewan FOMC memprediksi inflasi hanya menurun di jangka pendek, dan mengekspektasikan kenaikan inflasi lagi mendekati target level 2% dalam beberapa tahun mendatang seiring penguatan ekonomi secara berkesinambungan.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar