Selasa, 30 Mei 2017

world-economy  World Economy

Pelemahan Nilai Tukar Yen Gagal Dongkrak Kondisi Defisit Jepang

Jumat, 24 Januari 2014 20:55 WIB
Dibaca 702

Monexnews -

Secara teori, nilai mata uang yang melemah dapat meningkatkan ekspor dan mengurangi impor, tetapi kenyataannya tidak selalu demikian. Contohnya kondisi defisit neraca perdagangan Jepang yang makin membengkak, padahal nilai tukar yen terhadap dolar AS turun 15% dalam satu tahun terakhir.

Situasi era tahun 1980-an juga mirip meski sedikitberbeda. Kala itu Jepang memiliki surplus perdagangan besar, sementara AS mencatatkan defisit sehingga Washington mendesak Tokyo menyepakati Perjanjian Plaza 1985 untuk memperkuat yen. Namun setelah mata uang Jepang itu menguat 87% dalam waktu tiga tahun sesudahnya, jurang perdagangan kedua negara masih terus melebar.

Meski kerap terulang, dunia tampaknya belum memahami bahwa nilai tukar mata uang bukanlah penentu neraca perdagangan. Pemerintah AS era Bush dan Obama mendesak Beijing untuk mengapresiasi yuan sebesar 37% sejak 2005, namun selisih perdagangan bilateral justru tumbuh 45% dalam periode tersebut.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar