Minggu, 23 Juli 2017

world-economy  World Economy

Defisit Neraca Berjalan Indonesia Picu Kenaikan BI Rate

Selasa, 12 November 2013 15:16 WIB
Dibaca 416

Monexnews -

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI atau BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 7,5 persen. Sesuai dengan kenaikan BI Rate tersebut, BI juga menaikkan lending facility dari 7,25 persen menjadi 7,5 persen. Selain itu discount facility juga naik sebesar 25 basis poin dari 5,5 persen menjadi 5,75 persen.

Pertimbangan yang mendasari BI menaikkan BI rate adalah demi mengendalikan defisit neraca transaksi berjalan. Dengan kenaikan BI rate ini, selama kepemimpinan Agus Martowardojo di bank sentral, bunga acuan ini sudah naik 5 kali. Yakni mulai 13 juni 2013 menjadi 6 persen dari 5,75 persen yang bertahan selama 14 bulan pada kepemiminan Darmin Nasution. Kemudian pada 11 Juli naik menjadi 6,5 persen, 29 Agustus menjadi 7 persen, 12 September naik ke 7,25 persen, dan terakhir hari ini kembali naik menjadi 7,5 persen.

Pemerintah masih tersangkut defisit transaksi berjalan yang kian membengkak. Selain itu, pertumbuhan ekonomi pun terus melambat. Nilai tukar rupiah melemah hingga mendekati level terendah terhadap dolar Amerika Serikat. Pelemahan rupiah ikut didorong keluarnya modal asing dari Indonesia. Oleh sebab itu pemerintah berupaya menjalankan berbagai kebijakan moneter dan fiskal. Termasuk diantaranya adalah upaya untuk meningkatkan keterbukaan terhadap investasi asing, dengan cara pemberian insentif bagi perusahaan asing yang menginvestasikan laba mereka di Indonesia. Tujuan rencana kebijakan ini adalah guna mengurangi laju repatriasi atau dividen yang kembali ke negara masing-masing.

Mata uang Rupiah sempat melemah ke level 11646 dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di 11558, namun berhasil rebound ke level 11556 sejauh ini seiring kenaikan BI rate berhasil menopang mata uang rupiah terhadap Dollar AS. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar