Kamis, 30 Maret 2017

world-economy  World Economy

Pelonggaran Bank Sentral Kembali Lanjutkan ‘Currency War’

Senin, 11 November 2013 10:12 WIB
Dibaca 2632

Monexnews - Perang mata uang global kembali memanas seiring sejumlah bank sentral merilis pelonggaran kebijakan untuk menghadapi perlambatan pada tingkat pertumbuhan. European Central Bank memangkas tingkat suku bunga pekan lalu dalam sebuah langkah yang menurut investor bertujuan untuk menekan nilai tukar euro setelah melejit ke level tertinggi sejak tahun 2011. Pada hari yang sama, petinggi di Ceko mengatakan mereka mengintervensi pasar mata uang untuk pertama kalinya dalam 11 tahun untuk melemahkan koruna. Sementara itu Selandia Baru mengatakan mungkin akan menunda kenaikan suku bunga untuk menekan nilai tukar dollar Selandia Baru, dan Australia memperingatkan bahwa Aussie berada di “level tinggi yang tidak nyaman.”

“Sangat mencemaskan bahwa negara-negara ini mempertahankan agar mata uang mereka terus lemah,” ucap Axel Merk, kepala Palo Alto, Merk Investments LLC, di California. Presiden ECB Mario Draghi, “sejak awal tahun ini telah mencoba melemahkan euro,” ucap Merk. Dengan outlook perekonomian global dipangkas oleh International Monetary Fund dan inflasi melambat ke tingkat yang dapat mengurangi minat investasi, negara-negara dan para bank sentral kembali mengkaji kebijakan yang cenderung mendorong kompetitifitas melalui pelemahan mata uang.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar