Senin, 16 Januari 2017

world-economy World Economy

Pemerintah AS Masih Boros Belanja Alat Perang

Rabu, 10 Desember 2014 11:04 WIB
Dibaca 1017

Monexnews - Anggota kongres dan senat Amerika Serikat menyetujui proposal anggaran belanja negara yang diajukan oleh pemerintah semalam. Di dalamnya termasuk belanja sektor pertahanan yang angkanya mencapai $554,2 miliar atau Rp6.800 triliun.

Belanja utama untuk Pentagon adalah sebesar $490,2 miliar, dan sisanya sebanyak $64 miliar merupakan dana tambahan untuk pembiayaan perang tahun depan. Anggaran untuk pemberantasan wabah Ebola juga berada di dalam APBN untuk sektor pertahanan.

Dari uang sebanyak itu, pemerintah Amerika mengalokasikan dana tambahan $1,46 miliar untuk pembelian 15 unit jet tempur EA-18G buatan Boeing. Sebenarnya kontrak pembuatan EA-18G Growlers di pabrik St.Louis akan habis akhir tahun 2016 namun Boeing sukses melakukan lobi ke DPR sehingga belanja pesawat tempur kembali masuk dalam anggaran belanja negara. Dengan demikian, maka produsen kapal terbang asli Amerika ini akan terus membuat jet perang untuk pemerintah sampai tahun 2017 mendatang.

Selain jenis Growlers, pemerintah juga menganggarkan dana $224 juta untuk pembelian 2 unit pesawat jet tambahan F-35 Lockheed Martin Corp bagi angkatan udara dan $255 juta untuk 2 unit jet F-35s tambahan bagi angkatan laut. Total jumlah pembelian jet F-35 untuk tahun 2015 mencapai 38 unit atau 9 unit lebih banyak dibandingkan belanja fiskal 2014. Hal ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat masih ingin memperkukuh posisinya sebagai negara yang dominan di bidang politik dan keamanan.



 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar