Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

world-economy World Economy

Pemerintah AS Tuduh S&P sebagai Biang Kerok Krisis 2008

Selasa, 5 Februari 2013 12:31 WIB
Dibaca 660

Monexnews - Lembaga rating Standard & Poor's mengumumkan kesiapan menghadapi gugatan hukum yang diajukan pemerintah Amerika Serikat. Agensi pemeringkat paling berpengaruh di dunia ini dituduh tidak akurat dalam memberikan rating terhadap instrumen hutang berbasis perumahan pra-krisis keuangan 2008.

Dalam pernyataannya, Standard & Poor's mengatakan sudah menerima informasi dari departemen kehakiman Amerika terkait gugatan pemerintah atas relevansi pemeringkatan aset mortgage 6 tahun lalu. Agensi rating ini menyebut sikap pemerintah sangat tidak beralasan dan tanpa bukti faktual. Standard & Poor's justru mengklaim pemberian ratingnya tidak berperan dalam kejatuhan pasar hunian Amerika dan aset investasi yang melingkupinya. Data yang mereka pakai bahkan sama dengan apa yang dimiliki oleh lembaga pemerintahan Amerika, dan sayangnya Washington tidak melakukan antisipasi menyeluruh terhadap kemungkinan terburuk.

Kabar gugatan ini pertama kali dipublikasikan oleh Wall Street Journal, meski belum diamini oleh departemen kehakiman sampai saat ini Saham Mcgraw-Hill, induk bisnis Standard & Poor's, anjlok pasca kemunculan berita gugatan hukum hingga sebanyak 13,8%. Sementara saham agensi rating lainnya, Moody's, ikut terseret turun sebanyak 10,7%. Adapun lembaga sejenis, Fitch Ratings, menganggap gugatan pemerintah tidak akan meluas ke institusi sejenis yang ditengarai lamban memberi peringatan pada investor soal keburukan surat hutang berbasis perumahan 5-6 tahun silam.

Banyak analis menilai agensi-agensi rating sebagai biang kerok yang memperkeruh kepercayaan publik saat krisis berlangsung. Wall Street dan investor sangat bergantung pada penilaian ketiga lembaga rating utama untuk mengetahui kemampuan bayar debitur terhadap beban hutangnya. Level AAA mencerminkan tingkat kepercayaan tertinggi yang dimiliki oleh sebuah sektor atau negara yang melepas instrumen hutang. Di awal krisis 2008, banyak instrumen hutang berbasis perumahan mendapat peringkat AAA yang sesungguhnya tidak mencerminkan kondisi riil di pasar perumahan. Pihak-pihak yang dirugikan menuduh agensi pemeringkat telah menerima suap dari bank-bank besar untuk memberikan rating bagus, dengan demikian pihak bank bisa tetap menjual aset-aset investasi berbasis perumahan kepada nasabahnya. "Agensi rating telah menggadaikan analisa, independensi dan reputasinya demi uang," demikian ucapan sinis dari senator Carl Levin dalam dengar pendapat tahun 2010 lalu. Pihak senat Amerika dalam laporannya menyebut bahwa lembaga pemeringkat telah menurunkan standar penelitiannya untuk kepentingan bisnis semata. Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi soal proses hukum dari departemen kehakiman Amerika Serikat. 

 

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar