Sabtu, 25 Maret 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah China Tutup Ruang untuk Stimulus Baru

Rabu, 10 Juli 2013 11:02 WIB
Dibaca 477

Monexnews - China kemungkinan besar tidak akan meluncurkan suatu kebijakan stimulus yang bisa membantu percepatan laju ekonomi tahun ini. Walaupun data perdagangan negeri tirai bambu tergolong negatif dan rasio pertumbuhan ekonomi terus menurun. 

Demikian proyeksi ekonom Citigroup, Ding Shuang, kepada Dow Jones beberapa saat lalu. Menurutnya, data perdagangan China bulan Juli tidak akan berbeda dengan catatan Juni, di mana terjadi penurunan pada indikator neraca perdagangan utama. Pada bulan Juni, nilai ekspor turun 3.1% dibandingkan satu tahun sebelumnya, sedangkan angka impor melemah 0.7%. Pertumbuhan ekonomi juga diprediksi mengalami trend penurunan di semester II 2013.

Dalam pernyataan resminya beberapa saat lalu, pemerintah tampak bersedia mentoleransi terjadinya penurunan kinerja ekonomi untuk sementara waktu asalkan reformasi jangka panjang bisa terus berjalan. "Batas toleransi pertumbuhan ekonomi mungkin di kisaran 7%, sampai tingkat GDP belum lebih rendah dari itu maka kabinet (kemungkinan) belum akan bereaksi," ujar Ding. Ia memperkirakan pertumbuhan GDP China anjlok sampai 7.1% di kuartal terakhir tahun ini.

Hari ini, pemerintah China bertekad untuk terus melakukan restrukturisasi ekonomi apabila laju pertumbuhan, pasar tenaga kerja dan stabilitas harga terkendali. "Selama indikator-indikator utama dan tingkat inflasi tidak melampaui target kami, maka program restrukturisasi dan reformasi bisa terus dilanjutkan," urai Li. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang stabil dapat membuka ruang bagi reformasi, dan reformasi itu nantinya dapat memberi momentum kemajuan ekonomi di masa depan. Pernyataan itu seakan menjadi pertanda bahwa kabinet Li Keqiang akan mentoleransi perlambatan ekonomi untuk sementara waktu. Beijing terlihat menginginkan reformasi jangka panjang yang berorientasi pada konsumsi dan ekonomi masyarakat yang tidak lagi bergantung pada investasi pemerintah pusat.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar