Kamis, 23 Maret 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris bulan Februari 1.4% vs -0.5% bulan Januari, dari estimasi 0.4%.

world-economy  World Economy

Pemerintah dan Pengusaha Nasional Upayakan Pembangunan Kilang Minyak

Kamis, 13 Februari 2014 10:02 WIB
Dibaca 556

Monexnews - Pemerintah diberitakan tengah melakukan konsultasi pasar dan bersiap mengundang investor asing untuk melakukan lelang internasional dan pembangunan kilang minyak di Indonesia. Lelang internasional itu sendiri dilakukan untuk mendorong pembangunan kilang minyak yang jumlahnya masih tebatas di Indonesia.

Wakil Menteri Keuangan II Bambang P.S. Brodjonegoro menyatakan bahwa sejauh ini perusahaan yang terundang baru sebanyak 20 perusahaan. “Kita ingin melakukan lelang internasional dan dapat peserta yang memadai, sejauh ini yang terundang baru 20 perusahaan,” jelas Wamenkeu II sebagaimana yang dikutip dari media. Menurutnya, konsultasi pasar yang tengah dilakukan tersebut untuk mengetahui keinginan investor dan apa yang perlu dipersiapkan. “Kita mau mendengarkan investor maunya apa, tapi kita juga tahu dari kita apa yang mau disiapkan,” jelasnya.

Dalam konsultasi tersebut, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 400 hektar dan insentif pajak untuk kilang minyak yang dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah-Swasta (Public Private Partnership). "Yang pasti tax incentive, kemungkinan lahan yang sudah free and clear, kemudian off taker, kira-kira begitu. Yang lain kita pastikan saat berdiskusi dengan mereka," jelasnya.

Pemerintah juga diberitakan akan merespons positif apabila investor telah memiliki lahan sendiri, serta mempunyai komitmen untuk segera membangun kilang minyak sesuai dengan keinginan dan tawaran pemerintah. Studi kelayakan atas kilang minyak tersebut telah dilakukan, dan hasilnya memadai untuk dilakukan pembangunan serta siap ditawarkan kepada investor asing yang berminat melalui lelang. "Kita akan request for proposal dan prakualifikasi, baru nanti proses lelang. Targetnya tahun ini sudah selesai, karena sebagian besar studi kelayakan sudah selesai," katanya.

Sementara itu, menanggapi upaya pemerintah yang mengadakan konsultasi pasar (market consultation) pembangunan kilang minyak di Singapura, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryo Bambang Sulisto mengatakan, pengusaha nasional sebenarnya juga berkomitmen untuk membangun kilang di dalam negeri. Hal tersebut dibuktikan dalam penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara salah satu anggota Kadin dengan perusahaan asal Iran yang dilakukan dalam acara Indonesia-Iran Business Forum di Hotel JW Marriott, Selasa (11/2). "Yang tadi ditandatangani itu juga upaya untuk membangun kilang di Indonesia. Pemerintah Iran kelihatannya sudah bersedia dan ada kesediaan untuk memberikan jatah (minyak mentah). Kuncinya kan di situ. Kalau bangun kilang tapi tak bisa dapat minyak mentahnya di mana, bagaimana? Kita melihat ada itikad untuk membantu memberikan alokasi jatah," jelasnya.(nic)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar