Jumat, 24 November 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah Jepang Setujui Anggaran Belanja

Selasa, 24 Desember 2013 9:42 WIB
Dibaca 480

Monexnews - Pemerintahan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari Selasa menyetujui rancangan anggaran untuk tahun fiskal yang dimulai April tahun depan, yang menjadi rekor belanja senilai 95.88 trilyun yen (921.97 milyar dollar) kenaikan pendapatan dari pajak dan sedikit pemangkasan pada pinjaman baru. Anggaran tahunan kedua pemerintah sejak Abe memenangkan pemilu setahun lalu menandai langkah yang seimbang untuk menstimulasi pertumbuhan dan cukup untuk menunjukkan niat untuk membatasi hutang pulbik, yang mana saat ini lebih dari 2 kali lipat ukuran perekonomian.

Anggaran secara keseluruhan untuk tahun fiskal 2014/15 meliputi kenaikan pada belanja kerja publik, militer, dan kesejahteraan sosial, dengan total pengeluaran naik lebih dari 3 trilyun yen dari anggaran tahun ini, ucap Kementerian Keuangan. Pejabat Menteri Keuangan mengatakan kenaikan tersebut disebabkan oleh faktor teknikal seperti transfer antar anggaran dan alokasi dari kenaikan pajak penjualan yang direncanakan bulan April nanti untuk menaikkan pendanaan kemananan masyarakat. Pembayaran bunga juga naik sementara biaya hidup meningkat seiring populasi di Jepang menua.

Pendapatan dari pajak diperkirakan sebesar 50 trilyun yen, naik sebanyak 6.9 trilyun yen dari tahun ini ke level tinggi 7 tahun, menandakan proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 1.4% dan kenaikan pajak penjualan menjadi 6% dari 5% yang dimulai bulan April. Penjualan obligasi baru akan dipangkas sebanyak 1.6 trilyun yen dari tahun fiskal ini menjadi 41.25 trilyun yen, penurunan kedua kali berturut-turut, namun pemerintah masih mengandalkan hasil penjualan obligasi akan menutupi 43% dari belanjanya, turun dari 46.3% tahun ini. Kebijakan fiskal yag fleksibel, ditambah dengan stimulus jangka pendek dengan konsolidasi jangka panjang, adalah bagian dari kebijakan ekonomi Abe yang juga bercampur dalam pelonggaran moneter besar-besaran dan reformasi untuk mendukung pertumbuhan.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar