Kamis, 30 Maret 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah Kembali Lelang Rp2 Triliun SBSN Minggu Depan

Jumat, 26 Juni 2015 13:29 WIB
Dibaca 2698

Monexnews - Pemerintah akan kembali melakukan lelang empat seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/sukuk negara) pada Selasa (30/6) minggu depan. Dari lelang ini, pemerintah menargetkan dapat menghimpun Rp2 triliun dana untuk memenuhi sebagian target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015.

Ketiga seri SBSN yang dilelang yakni seri SPN-S 15012016 (new issuance), PBS006 (reopening), PBS007 (reopening), dan PBS008 (reopening). Seri SPN-S15012016 merupakan SBSN berbasis proyek yang menawarkan imbalan berupa diskonto, dan akan jatuh tempo pada 15 Januari 2016. Penerbitan SBSN seri ini menggunakan akad ijarah sale and lease back, dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.

Sementara itu, seri PBS006, PBS007 dan PBS008 merupakan SBSN berbasis proyek (project based sukuk). Seri PBS006 akan jatuh tempo pada 15 September 2020. Seri ini menawarkan tingkat imbalan sebesar 8,25 persen.

Seri PBS007 akan jatuh tempo pada 15 September 2040, dan menawarkan imbalan sebesar 9,00 persen. Untuk seri PBS008, akan jatuh tempo pada 15 Juni 2016 dengan tingkat imbalan sebesar 7 persen.

Penerbitan ketiga seri SBSN tersebut menggunakan akad ijarah asset to be leased, dengan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2015.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko dalam keterangannya menyatakan bahwa lelang akan dibuka pada 30 Juni 2015 pukul 10.00 WIB dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Hasilnya akan diumumkan pada hari yang sama setelah pukul 15.30 WIB. Sementara, setelmen akan dilakukan pada 2 Juli 2015.

Lelang ini bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price). Dengan demikian, pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembeliannya (bids). Namun, dalam pelaksanaannya, penyampaian bids harus melalui peserta lelang yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan. (nv)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*Disadur tanpa penyuntingan (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar