Selasa, 24 Januari 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah Lelang Sukuk Berbasis Proyek pada 1 Juli 2014

Jumat, 27 Juni 2014 11:30 WIB
Dibaca 448

Monexnews - Pemerintah akan kembali melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/sukuk negara berbasis proyek (project based sukuk) pada 1 Juli 2014 mendatang. Kali ini, sukuk yang akan dilelang adalah seri PBS005 (reopening) dan PBS006 (reopening).

Selain itu, pada saat yang sama pemerintah juga akan melakukan lelang SBSN jangka pendek dengan seri SPN-S 02012015. Dari pelelangan empat seri SBSN tersebut, pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp1,5 triliun.

Sebagai informasi, imbal hasil yang ditawarkan SBSN seri PBS005 adalah sebesar 6,75 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 April 2043. Sementara SBSN seri PBS006 menawarkan imbal hasil sebesar 8,25 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 September 2020.

Penerbitan kedua seri SBSN ini menggunakan akad ijarah asset to be leased, dengan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2014.

Sementara, SBSN seri SPN-S 02012015 menawarkan imbal hasil berupa diskonto, dan akan jatuh tempo pada 2 Januari 2015. Penerbitan sukuk ini menggunakan akad ijarah sale and lease back, dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.

Lelang akan dibuka pada 1 Juli 2014 pukul 10.00 WIB dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Hasilnya akan diumumkan pada hari yang sama setelah pukul 15.30 WIB. Sementara, setelmen akan dilakukan pada 3 Juli 2014.

Lelang ini bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price). Dengan demikian, pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembeliannya (bids).

Namun, dalam pelaksanaannya, penyampaian bids harus melalui peserta lelang yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan. Pelaksanaan lelang sendiri akan dilakukan dengan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) sebagai agen lelang SBSN.(nv)

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

-disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar