Jumat, 24 Maret 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah Masih Bahas PPnBM Ponsel

Kamis, 17 April 2014 13:40 WIB
Dibaca 429

Monexnews - Pemerintah masih akan melakukan pembahasan dengan beberapa pihak terkait rencana pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada telepon seluler. "Belum ada keputusan final, masih ada pembicaraan dengan pihak-pihak terkait. Karena kita tidak mau mengenakan PPnBM, kemudian selundupannya pada masuk," kata Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II Bambang P.S. Brodjonegoro di Jakarta, Selasa (15/4).

Pembahasan terkait hal tersebut, lanjut Wamenkeu II, masih dilakukan di kalangan internal pemerintah. Salah satu topik pembahasan yaitu kemungkinan penerapan kode International Mobile Equipment Identity (IMEI) pada setiap telepon seluler untuk mencegah terjadinya penyelundupan. "Kita mau mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menerapkan sistem IMEI di Indonesia, kalau bisa dijalankan, kita mau IMEI ini pararel dengan persiapan PPnBM-nya," jelas Wamenkeu II.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, pemerintah dapat menerapkan PPnBM berdasarkan harga telepon seluler. Selain itu, pengenaan pajak juga dapat dibedakan menurut kecanggihan teknologi, model, maupun fitur telepon seluler impor yang ada."Yang pasti PPnBM ini diterapkan untuk ponsel yang tergolong mewah, kemungkinan belum dibuat di Indonesia. Kalau usulan (dikenakan pada ponsel dengan harga di atas) Rp5 juta, itu tahun lalu. Sekarang kita masih mau diskusi dulu, karena kategori mewah itu subjektif," jelas Wamenkeu II.(nic)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar