Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

world-economy World Economy

Pemerintah: Pelemahan Nikkei Hanya Sementara

Jumat, 24 Mei 2013 12:24 WIB
Dibaca 303

Monexnews - Setelah mengalami fase penguatan panjang sejak akhir tahun lalu, indeks saham utama Jepang akhirnya merosot sampai di atas 7% pada sesi perdagangan hari Kamis (24/05). Rasio koreksi tersebut adalah yang terbesar sejak Maret 2011, saat bencana gempa dan trsunami melanda negara itu. Spot Nikkei bahkan tercatat sudah jebol ke bawah 14,000 dan sempat menyambangi level terendah 13,981.

Penurunan kinerja Nikkei mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dalam hal ini Perdana Menteri Shinzo Abe dan jajarannya. "Apa yang terjadi (di bursa) hanyalah penyesuaian harga setelah penguatan akhir-akhir ini," urai Yasutoshi Nishimura, Senior Vice-Minister Kantor Kabinet Jepang kepada Reuters hari ini. Pemerintah berharap penurunan harga justru bisa membuka peluang bagi investor yang belum menikmati laba dari penguatan saham sepanjang 2013. Nikkei diprediksi kembali menguat karena peta kebijakan dan iklim pemulihan ekonomi tidak berubah. 

Pihak Tokyo tidak melihat adanya suatu hal yang bisa harus dicemaskan untuk jangka panjang. Koreksi besar itu bukan cerminan dari kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek saham Jepang. Pelaku pasar sepakat bahwa apa yang terjadi kemarin semata dipicu oleh penurunan potret ekonomi China dan bukan mencerminkan efektivitas kebijakan pemerinta Jepang sendiri. Perdana Menteri Abe melalui juru bicaranya mengatakan tidak akan mengubah persepsi kebijakan moneter dalam waktu dekat, terutama menyangkut pemberlakuan suku bunga murah dan stimulus fiskal. "Perekonomian Jepang diharapkan pulih secara bertahap dan kami terus memantau perkembangan di pasar," tutur Yoshihide Suga, Juru Bicara Abe.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar