Rabu, 18 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah Prancis Minta Dua BUMN Infrastruktur untuk Bermitra

Kamis, 2 April 2015 15:23 WIB
Dibaca 1001

Monexnews - Pemerintah Prancis memerintahkan dua BUMN yaitu Électricité de France SA dan Areva SA untuk segera bergabung dalam suatu kemitraan. Penyatuan ini diperlukan untuk menyelamatkan Areva dari kerugian yang sudah berlangsung lama. 

EDF dan Areva diklaim bisa semakin maju jika mau bekerjasama dalam setiap proyek reaktor nuklir dan bisnis internasional. Menteri Perekonomian, Emmanuel Macron, menegaskan dirinya hanya akan memberikan waktu beberapa pekan bagi keduanya untuk ber-partner.

Menurutnya, sudah ada rencana proyek nuklir yang datang namun pemerintah tidak yakin Areva mampu mengerjakannya sendirian. Areva sendiri berencana menjual aset, mengurangi pos pengeluaran dan belanja modal serta mempertimbangkan PHK karena merugi sampai 4,8 miliar Euro ($5,4 miliar) di tahun 2014. Torehan itu menandai fase kerugian yang sudah berlangsung selama 4 tahun terakhir.

Areva sedang kesulitan menyelesaikan kontrak pembangunan reaktor nuklir di Finlandia. Selain itu, ada kesalahan strategi dalam kebijakan akuisisi tambang uranium sehingga investasi itu menjadi percuma. Pemasukan juga semakin berkurang karena industri nuklir berbalik lesu pasca gempa bumi yang merusak reaktor Fukushima, Jepang tahun 2011 lalu. Dalam sebuah wawancara media, Macron menyatakan partnership antara EDF dan Areva harus diperjuangkan, terutama menyangkut penyatuan modal keduanya. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar