Sabtu, 21 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah Sampaikan Asumsi Dasar RAPBN 2016 Sektor ESDM

Rabu, 10 Juni 2015 10:25 WIB
Dibaca 2218

Monexnews - Menteri ESDM Sudirman Said dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa (9/6), menyampaikan Asumsi Dasar RAPBN 2016 Sektor ESDM. ICP diusulkan US$ 60-80 per barel dan lifting migas 1.1930-2.050 ribu barel per hari setara minyak, terdiri dari lifting minyak 830.000-850.000 barel per hari dan gas bumi 1.100-1.200 ribu barel setara minyak per hari.

Volume BBM dan LPG bersubsidi diusulkan 17,52-17,92 juta KL, terdiri dari minyak tanah 700.000 liter dan minyak solar 16,82-17,22 juta KL. Sedangkan volume LPG 3 kg mencapai 6,602 juta ton. "Selain itu, subsidi tetap minyak solar diusulkan Rp 1.000 per liter," tambah Menteri ESDM.

Subsidi BBN PSO diusulkan untuk Biodiesel 20% sebesar Rp 4.000 per liter dan Bioethanol 2% sebesar Rp 3.000 per liter. Sementara subsidi LGV Rp 1.500 per liter dan subsidi listrik Rp 67,04-73,31 triliun.

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika dan dihadiri para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian ESDM. (TW)


Sumber: rilis berita Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia

www.migas.esdm.go.id

*Disadur tanpa penyuntingan (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar