Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

world-economy  World Economy

Pemerintah Ubah Skema Pemberian Subsidi Agar Lebih Tepat Sasaran

Rabu, 29 Oktober 2014 16:12 WIB
Dibaca 976

Monexnews - Pemerintah berencana segera mengubah skema pemberian subsidi agar lebih tepat sasaran. Jika sebelumnya menerapkan subsidi harga atas suatu komoditas, maka saat ini pemerintah sedang merumuskan skema penyaluran subsidi langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau kita ingin memberikan subsidi yang tujuannya adalah untuk membantu masyarakat, maka itu harus dilakukan kepada masyarakat yang bersangkutan, bukan kepada commodity yang dibeli oleh masyarakat,” demikian dikatakan Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro di kantornya pada Rabu (29/10).

Menurutnya, pemberian subsidi harga atas suatu komoditas ini berpotensi mengakibatkan penyaluran subsidi menjadi tidak tepat sasaran. “(Hal ini) mengingat commodity yang dibeli oleh masyarakat bisa dibeli oleh seluruh lapisan masyarakat, dari yang berpenghasilan rendah sampai yang berpenghasilan sangat tinggi,” ungkapnya.

Sama halnya dengan subsidi bahan bakar minyak (BBM), subsidi pupuk merupakan salah satu contoh penerapan subsidi harga yang masih berlaku saat ini. “Subsidi pupuk sampai hari ini adalah masih subsidi harga, padahal yang beli pupuk tidak hanya petani yang membutuhkan bantuan, tapi juga perkebunan besar,” jelasnya.

Selain menimbulkan ketidakadilan, pemberian subsidi harga ini, menurutnya, juga merupakan suatu bentuk pemborosan anggaran. “Ini pertama tidak adil, karena ada yang tidak pas menikmati subsidi itu. Yang kedua, itu akan merupakan pemborosan anggaran, karena orang yang (seharusnya) tidak disubsidi (menjadi) disubsidi, berarti kan pemborosan,” urainya.(wa)

 

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar