Senin, 24 Juli 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah Upayakan Perkecil Defisit Anggaran

Jumat, 11 Oktober 2013 10:57 WIB
Dibaca 504

Monexnews - Wakil Menteri Keuangan II Bambang P.S. Brodjonegoro menegaskan, perekonomian Indonesia saat ini tengah mencari equilibrium baru di tengah berlanjutnya ketidakpastian global yang begitu dinamis. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara Economic Outlook 2014 yang berlangsung pada Kamis (10/10) di Jakarta.

Untuk itu, Wamenkeu II mengaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya mengurangi defisit anggaran dan menjaga laju pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut perlu dilakukan, karena pada tahun-tahun mendatang perkembangan ekonomi Indonesia akan menghadapi tantangan, baik dari sisi internal maupun eksternal.

Terkait salah satu tantangan internal, pihaknya menyoroti kinerja ekspor Indonesia yang masih sangat bergantung pada bahan mentah. Hal tersebut, menurutnya, akan berdampak negatif jika harga komoditas di pasar global belum kembali normal. "Ini akan membuat kinerja ekspor kita (Indonesia) menurun, karena ekspor masih didominasi oleh barang komoditas," jelasnya.

Sementara itu, terkait tantangan eksternal, Wamenkeu II menyampaikan bahwa dengan perkembangan ekonomi global khususnya yang berasal dari Amerika Serikat (AS) dan zona Eropa, maka semua pihak harus mempersiapkan diri dengan keseimbangan ekonomi baru. Dengan upaya maksimal, pihaknya optimistis pemerintah masih berpeluang mencapai laju pertumbuhan seperti yang telah ditargetkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014.


Sumber: rilis resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.depkeu.go.id


*disadur tanpa perubahan 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar