Rabu, 29 Maret 2017

world-economy  World Economy

Pemerintah Yakin Kenaikan Harga BBM Tidak Pengaruhi Inflasi

Selasa, 31 Maret 2015 11:00 WIB
Dibaca 360

Monexnews - Pemerintah meyakini, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dari Rp6.800 menjadi Rp7.300 per liter dan solar dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 per liter tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap inflasi.

Ke depan, pemerintah juga berencana untuk me-review harga BBM setiap dua bulan sekali. Hal ini dilakukan untuk memastikan harga BBM dapat sesuai dengan harga keekonomiannya. Oleh karena itu, harga BBM nantinya dapat naik atau turun sesuai dengan perkembangan harga pasar.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, model penentuan harga tersebut memungkinkan kenaikan harga BBM tidak akan terjadi secara signifikan, bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi penurunan harga. Dengan demikian, pemerintah dapat lebih mengontrol inflasi.

“Lain halnya kalau dulu, karena (harga BBM) ditahan terlalu lama, begitu dilepas naiknya Rp2 ribu. Itu langsung memberi implikasi inflasi,” jelasnya sebagaimana dilansir situs resmi Sekretariat Kabinet.

Sebelumnya, pada Jumat (27/3), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan kenaikan harga BBM jenis bensin premium mulai tanggal 28 Maret 2015. BBM jenis bensin premium naik menjadi Rp7.300 per liter, dan solar naik menjadi Rp6.900 per liter. Sementara, harga BBM jenis minyak tanah tetap sebesar Rp2.500 per liter (termasuk Pajak Pertambahan Nilai).

“Keputusan tersebut diambil terutama atas dinamika dan perkembangan harga minyak dunia, namun Pemerintah tetap memperhatikan kestabilan sosial ekonomi, pengelolaan harga dan logistik,” jelas Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, IGN Wiraatmaja dalam keterangan resminya.(wa)

 

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa penyuntingan (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar