Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Pemilu Akan Sumbang Inflasi 0,1-0,3 Persen

Senin, 4 November 2013 15:56 WIB
Dibaca 493

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan pesta politik pemilihan umum (Pemilu) akan memberikan sumbangan terhadap laju inflasi tahun 2014 sebesar 0,1-0,3 persen. Demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Jumat (1/11).


Menurutnya, sumbangan pemilu terhadap inflasi tidak terlalu besar karena pengaruh pemilu tidak hanya terjadi pada saat puncak pemilu, tetapi terbagi dalam masa kampanye. Di mana, tekanan inflasi ini berasal dari sektor makanan olahan atau makanan jadi seperti nasi rames, mie instan dan sektor sandang seperti pakaian jadi maupun percetakan.


“Kalau di tahun pemilu itu tekanan inflasi terjadi di bulan-bulan tertentu, biasanya sebelum puncak karena penyiapan bahan baku dilakukan saat itu (sebelum hari pemilihan). Kecuali untuk biaya sewa segala macam terjadi pas pada puncaknya, sehingga tekanan inflasi tidak terlalu besar di level 0,1 - 0,3 persen,” terangnya.


Sebelumnya, Bank Indonesia memperkirakan pemilu tahun depan akan berada di kisaran Rp44,1 triliun lebih tinggi dari belanja pemilu tahun 2009 sebesar Rp43,1 triliun dan belanja per calon legislatif (caleg) diperkirakan akan mencapai Rp1,8 miliar per caleg atau lebih tinggi dibandingkan dengan 2009 sebesar Rp500 juta. (ans)

 

Sumber: Publikasi Resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id


*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar