Senin, 11 Desember 2017

world-economy  World Economy

Pemulihan Ekonomi China Diharapkan Katrol Ekonomi Indonesia

Jumat, 13 September 2013 13:37 WIB
Dibaca 713

Monexnews - Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mengapresiasi sinyal positif dari perekonomian China. Data yang dikeluarkan Biro Pusat Statistik China mengindikasikan adanya sinyal negeri tersebut mengalami pertumbuhan positif.

Produksi nasional dari industri di negera tersebut pada triwulan III 2013 tumbuh 10,4 persen dibanding tahun sebelumnya. “Kalau China menggeliat, harga komoditas mulai naik, jadi saya lihat ekspor nonmigas sampai akhir tahun pertumbuhannya bisa positif,” kata Menkeu di Jakarta, Rabu (11/9).

Selain produksi meningkat, sinyal lain yang cukup membawa optimisme banyak pihak adalah data pembiayaan bank selama bulan lalu yang mencapai 257 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Ini artinya perusahaan-perusahaan yang ada di China mulai menggeliat dan kembali bersiap berekspansi.

Menkeu menilai bahwa jika sinyal kebangkitan tersebut dapat terus berkelanjutan, maka aliran modal dari China berpotensi masuk ke Indonesia. “Iya, investasi bisa meningkat,” kata Menkeu.

Meski terdapat sinyal-sinyal kebangkitan ekonomi China, tetapi Menkeu tidak mau banyak berharap. Hal ini dikarenakan, secara agregat pertumbuhan ekonomi China sudah dipatok menurun oleh pemerintahnya sendiri. "Tapi saya enggak seyakin itu, karena yang terjadi di G20 ekonomi China direvisi turun dari 7,7 persen ke 7,5 persen," kata Menkeu.(nic)

(art)

Sumber: website kementrian keuangan Indonesia - depkeu.go.id

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar