Jumat, 15 Desember 2017

world-economy  World Economy

Penanganan Defisit Transaksi Berjalan Untuk Penguatan Perekonomian Nasional

Kamis, 28 November 2013 13:01 WIB
Dibaca 429

Monexnews - Gejolak perekonomian dunia yang turut mempengaruhi ekonomi nasional dianggap perlu untuk diwaspadai. Terlebih, rencana tapering off quantitative easing (QE) oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) telah membuat ketidakpastian, khususnya bagi negara-negara berkembang. Untuk itu, Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri menekankan agar perekonomian nasional diperkuat lagi.

"Selama kurang lebih empat tahun hidup dengan kelimpahan quantitative easing, kini negara-negara berkembang mengalami ketidakpastian dengan rencana tapering off The Fed. Untuk itu, beberapa sisi dan aspek perekonomian nasional perlu untuk lebih diperkuat lagi," kata Menkeu di Jakarta, Rabu (27/11).

Menurut Menkeu, penguatan perekonomian nasional dari sesi eksternal memang tidak mudah terwujud. "Kalau eksternal, kita tidak bisa apa-apa. Kita tidak bisa meminta Yellen (Jannet Yellen, calon terkuat Gubernur Bank Sentral AS), agar QE jangan dilakukan," kata Menkeu.

Sementara dari sisi internal, Menkeu mengatakan bahwa fokus pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) adalah penanganan defisit transaksi berjalan. Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi dan penurunan permintaan sebagai bagian dari stabilisasi merupakan dua cara penanganan defisit transaksi berjalan.

Menkeu meyakini, perbaikan defisit transaksi berjalan tahun depan akan berjalan lebih baik. Hal ini tidak lain merupakan dampak dari serangkaian kebijakan yang diluncurkan pemerintah melalui paket kebijakan Agustus 2013. Paket pertama, yaitu peningkatan kapasitas biofuel sebesar 10 persen telah berujung pada penghematan. Sementara dua paket lainnya adalah peningkatan Pajak Penghasilan (PPh) impor Pasal 22 dari 2,5 persen menjadi 7,5 persen dan insentif keringanan PPh pasal 25 agar perusahaan industri padat karya tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).(nic)


Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar