Kamis, 30 Maret 2017

world-economy  World Economy

Pengamat: Pemerintah Jangan Panik Hadapi Tapering Off QE

Kamis, 19 Desember 2013 11:42 WIB
Dibaca 345

Monexnews - Pemerintah diminta tidak panik dalam menghadapi kemungkinan terjadinya penarikan stimulus fiskal di Amerika Serikat (tapering off quantitative easing). Cepat atau lambat kebijakan Bank Sentral AS, The Fed tersebut pasti akan dilakukan meskipun secara bertahap.

“Hari ini ada sidang FOMC (Federal Open Market Committee) yang akan menetapkan fundamental ekonomi AS. Dengan data ekonomi yang membaik, maka mungkin tapering off akan dipercepat, tapi ini masih tanda tanya karena sejumlah analis memperkirakan baru akan terjadi di Bulan Januari atau Maret,” jelas Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto di Jakarta, Selasa (17/12).

Ia menambahkan, pemerintahan Obama telah berhasil menurunkan angka pengangguran sebesar 0,3 persen dalam tiga bulan, yakni dari dari 7,3 persen menjadi 7 persen. Namun demikian, menurutnya, tidak ada jaminan ke depan angka pengangguran tidak kembali meningkat. “Maka angka amannya (angka pengangguran) 6,5 persen, tapi ini butuh waktu yang lama, setidaknya satu triwulan,” jelasnya.

Dalam menghadapi ketidakpastian isu tapering off, pemerintah diharapkan tidak menyikapi dengan panik. Hal ini dikarenakan, semua negara juga sudah mengantisipasi hal tersebut, mengingat cepat atau lambat kebijakan penarikan stimulus ini memang harus diambil. “Tapering off juga akan dilakukan secara bertahap, jadi tidak usah khawatir kalau suplai valuta asing akan keluar,” pungkasnya.(ans)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id


*disadur tanpa mengubah struktur artikel

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar