Kamis, 19 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Pengendalian Kuota BBM Bersubsidi Jalan Terus

Selasa, 26 Agustus 2014 11:00 WIB
Dibaca 406

Monexnews - Pemerintah memastikan akan tetap mengendalikan kuota BBM bersubsidi sesuai yang telah ditentukan dalam APBNP 2014 yaitu sebesar 46 juta kiloliter. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, kuota yang telah ditetapkan tersebut tidak akan ditambah.

”Kalau kuota BBM dinaikkan, maka subsidi akan naik lagi. Subsidi BBM ini sudah terlalu tinggi, harus dikurangi," katanya di Jakarta, Senin (25/8), seperti dilansir melalui laman Sekretariat Kabinet. Pemerintah akan terus melanjutkan program pengendalian BBM bersubsidi sampai akhir tahun 2014. Ia membantah anggapan adanya kelangkaan BBM di masyarakat, karena menurutnya BBM non subsidi masih banyak tersedia.

“BBM nonsubsidi tersedia dengan melimpah. Untuk subsidi memang dikurangi. Jadi, tidak ada kelangkaan BBM," katanya. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat pengguna BBM bersubsidi yang sebenarnya tidak berhak mendapatkan subsidi, dapat mengurangi pemakaian dengan pindah membeli BBM non subsidi.

"Kalangan menengah atas tidak akan miskin kalau beli BBM nonsubsidi. Jadi, bantulah negara untuk mengurangi BBM subsidi," pungkasnya. (as)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar