Senin, 23 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Penguatan Dollar Melukai Korporasi Negara Emerging

Rabu, 31 Desember 2014 16:41 WIB
Dibaca 416

Monexnews -

Dari Brazil hingga Thailand, berbagai perusahaan yang menjual obligasi nya berdenominasi Dollar kini terancam mengalami pembengkakan biaya akibat telah menjual $1 trilyun bonds pada para investor sebelum terjadi penguatan Dollar.

Sepanjang 2014, Dollar telah  menguat lebih dari 7% dibandingkan berbagai mata uang negara emerging, yang juga menimbulkan kenaikan biaya terhadap pembayaran obligasi yang jatuh tempo dan harus dibayar dalam mata uang Dollar. Efek nya adalah laju earnings berbagai korporat akan terpuruk sehingga memaksa mengeluarkan cadangan modal nya dan berisiko memicu default pada beberapa obligasi korporat.

Kejadian serupa pernah memicu krisis di Asia dan Amerika Latin pada akhir tahun 1980an dan 1998 ketika penguatan Dollar AS menimbulkan kejatuhan pertumbuhan ekonomi dan harga –harga rumah, komoditas serta berbagai asset lainnya. Tekanan lebih lanjut akan terpicu jika The Fed menaikkan suku bunga nya tahun depan untuk kali pertama sejak tahun 2006, sehingga berbagai saham local maupun emerging market di tahun depan kemungkinan akan menjadi sasaran jual oleh para pelaku pasar.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar