Kamis, 25 Mei 2017

world-economy  World Economy

Penjualan Retail Di Inggris Merosot Tajam

Jumat, 21 Februari 2014 17:04 WIB
Dibaca 646

Monexnews -

Penjualan retail di Inggris turun lebih banyak dari perkiraan ekonom selama bulan Januari, di pimpin oleh penurunan permintaan di toko makanan dan pakaian.

Penjualan yang termasuk bahan bakar turun sebanyak 1.5% dari bulan Desember, ketika penjualan naik sebanyak 2.5%, kata Office for National Statistic pada hari ini di London. Penurunan ini adalah yang terbesar sejak April 2012, melampaui estimasi median untuk pembacaan turun 1 persen dari 19 ekonom yang di survey oleh Bloomberg. Penurunan ini menyoroti untuk adanya resiko terhadap pemulihan di Inggris, yang sejauh ini di pimpin oleh permintaan dari dalam negeri. Bank of England naikan proyeksi ekonomi pada bulan ini dan perkirakan bahwa belanja rumah tangga akan berakselerasi untuk lebih dari 3 persen pada tahun ini dari 2.25% di tahun 2013.

Laporan hari ini menunjukkan bahwa penjualan makanan turun sebanyak 3.4% di bulan Desember dari bulan Januari, sedangkan penjualan pakaian, sepatu dan tekstil turun sebanyak 3.5%, penurunan terdalam sejak April 2012.

Penjualan barang-barang rumah tangga naik sebesar 5.3%, di dorong oleh penjualan furniture dan barang-barang elektronik. Penjualan kosmentik juga naik, yang biasanya sering terlihat pada bulan-bulan ketika penjualan pakaian melemah.

Dari setahun yang lalu, penjualan retail naik 4.3%, dan biro statistik mengatakan bahwa data masih menunjukkan pertumbuhan dalam industri. Dalam periode tiga bulan sampai Januari, penjualan naik sebesar 1.1% di bandingkan dengan periode tiga bulan sebelumnya. Pound hanya sedikit berubah terhadap dollar pada hari ini di kisaran $1.6670.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar