Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Penjualan Retail Jerman Melonjak 2,5% Pada Januari

Jumat, 28 Februari 2014 15:28 WIB
Dibaca 454

Monexnews -

Para pembeli di toko retail di Jerman selama bulan januari membuat kenaikan di tengah musim liburan yang tidak bergairah, menyerukan  pembacaan untuk penjualan bulanan tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, berdasarkan data dari biro statistik nasional Destatis pada hari Jumat.

Data tersebut adalah indikator terbaru bahwa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa terus mempertahankan momentum penguatannya, dan itu akan berdampak sektor rumah tangga akan siap berbelanja lebih besar di tahun 2014.

“Rendahnya inflasi, ditambah dengan meningkatnya jumlah pekerja dan melonjaknya pertumbuhan pendapatan, itu mewakili kondisi yang sudah kuat dalam belanja konsumen di kuartal pertama,” kata Annalisa Piazza, seorang ekonom untuk Newedge, dalam catatan risetnya.

Penjualan ritel di bulan Januari melonjak hingga 2,5% dari bulan sebelumnya dalam berbagai hal yang di sesuaikan, lebih tinggi daripada revisi kenaikan yang minus 1.7%, di tunjukan pada data sebelumnya. Penjualan mencapai level tertinggi yang belum pernah terlihat sejak Februari 2007, dan lebih baik dari pembacaan kenaikan 0.1% dari  hasil survey MarketWatch terhadap para ekonom. Dalam tingkat tahunan, penjualan retail naik tipis sekitar 0.9%, di tunjukan dalam data, membantu untuk imbangi penurunan sebesar 1.5% di bulan Desember, yang mana itu juga di revisi naik.

Ekonomi Jerman tumbuh sebesar 0.4% di tingkat kuartalan pada akhir tahun, perekonomian pada saat itu terutama di dukung oleh melonjaknya nilai ekspor, namun penjualan retail di bulan Januari dapat sinyalkan bahwa belanja konsumen bisa lebih tinggi lagi di masa mendatang. Selain penjualan retail yang lebih tinggi, tingkat pengangguran Jerman terus menurun di bulan Februari, dan tingkat kepercayan konsumen di Jerman juga melejit ke level tertinggi dalam tujuh tahun untuk bulan Maret.

Namun, data pada hari Jumat ini seharusnya di baca dengan beberapa kehati-hatian seiring data penjualan retail yang volatile dan biasanya di revisi. Penjualan retail tidak mungkin terus tumbuh pada laju kecepatan yang sama, dan walaupun data bulan Januari bisa juga di lihat sebagai koreksi teknikal setelah data yang buruk di bulan Desember, tambah Piazza.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar