Jumat, 24 Maret 2017

world-economy  World Economy

Penurunan Harga Minyak Dapat Bantu RBA Lemahkan Aussie

Rabu, 7 Januari 2015 19:30 WIB
Dibaca 550

Monexnews - Anjloknya harga minyak mentah dunia dapat memberikan ruang bagi Reserve Bank of Australia untuk menurunkan suku bunga guna menenkan nilai tukar aussie ke level yang tepat menurut bank sentral tersebut. Gubernur RBA, Glenn Stevens, pada bulan lalu mengatakan nilai tukar 75 sen (0.7500) per dollar AS akan menjadi nilai yang wajar.

Sejak mengkas suku bunga ke rekor terendah 2,50% pada bulan Agustus 2013, RBA belum mengambil langkah pemangkasan kembali meski terus menyatakan nilai tukar aussie lebih tinggi dari nilai fundamentalnya. RBA khawatir jika suku bunga dipangkas lebih lanjut dapat memicu terjadinya bubble aset.

Inflasi Australia sejauh ini masih terjaga dalam target bank sentral, penurununan nilai aussie dapat memicu kenaikan inflasi, namun akan dapat diredam oleh turunnya harga minyak mentah dalam beberapa bulan terakhir yang menyebabkan harga bensin di Australia turun ke level terendah empat tahun. Inflasi Australia pada kuartal ke-tiga lalu sebesar 2,3%,  dalam target RBA sebesar 2% - 3%, dan untuk kuartal ke-empat inflasi diperkirakan masih berada pada batas bawah.

Sepanjang tahun 2014, RBA memberikan sikap "periode stabilitas suku bunga", namun penurunan harga energi yang menurunkan tekanan inflasi dapat merubah sikap RBA untuk pelonggaran lebih lanjut. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar