Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Perbankan Jepang Dapat Atasi Dampak Kenaikan Yield

Kamis, 30 Mei 2013 10:40 WIB
Dibaca 393

Monexnews - Gubernur Bank of Japan, Haruhiko Kuroda, yakin perbankan Jepang dapat mengatasi dampak yang timbul dari kenaikan biaya pinjaman (yield) obligasi pemerintah Jepang. "Situasi keuangan perbankan Jepang tidak akan merasakan dampak yang serius dari kenaikan yield mengingat perbankan telah memperbaiki posisi modalnya dalam beberapa tahun terakhir," ujar Kuroda di depan parlemen Jepang. Gubernur BoJ tersebut juga melihat upaya pemerintah untuk memulihkan perekonomian akan memberikan dampak positif terhadap keuangan perbankan.

Optimisme juga terlihat dari Menteri keuangan Jepang, Taro Aso, yang yakin posisi keuangan perbankan Jepang tidak akan mengalami masalah serius bagi permodalan perbankan. "Kenaikan yield berarti penurunan nilai obligasi yang dimiliki oleh perbankan. Namun, jika ini disebabkan oleh perbaikan ekonomi maka berarti juga akan ada kenaikan penyaluran kredit dan marjin bunga yang lebih tinggi sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perbankan," tutur Aso.

Meski demikian, yen dan Nikkei sepertinya tidak menyambut baik optimisme yang ditunjukan oleh Kuroda dan Aso. Investor khawatir BoJ tidak akan bisa meredam kenaikan yield obligasi pemerintah Jepang yang jika tidak terkendali dapat menyulitkan upaya pemerintah untuk pulihkan ekonomi Jepang. Yield obligasi pemerintah Jepang bertenor 10-tahun bahkan menyentuh level 0,93% tadi pagi; dekat level tinggi 1% yang dicapai minggu lalu. Yen kurangi pelemahan dan Nikkei melanjutkan pelemahan pasca komentar Kuroda dan Aso. USD/JPY kini diperdagangkan 101.07; menjauhi level tinggi harian 101.52. Nikkei futures ditransaksikan 13820; menjauhi level tinggi harian 14090. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar