Senin, 11 Desember 2017

world-economy  World Economy

Peringatkan Resiko Deflasi, ECB Visco Desak Quantitative Easing

Senin, 12 Januari 2015 11:12 WIB
Dibaca 1004

Monexnews - Resiko deflasi di zona euro tidak dapat dianggap remeh dan cara terbaik bagi European Central Bank (ECB) untuk menghadapi masalah tersebut adalah dengan pembelian obligasi pemerintah, menurut gubernur bank sentral Italia pada hari Minggu lalu. Ignazio Visco, yang merupakan salah satu dewan kebijakan ECB, mengeluarkan komentar tersebut seiring petinggi ECB mempertimbangkan untuk mencetak uang dengan tujuan membeli obligasi pemerintah, yang dikenal sebagai quantitative easing - untuk mencegah zona euro jatuh ke dalam deflasi. "Saya hanya dapat memperingatkan agar tidak meremehkan resiko makroekonomi dari laju inflasi yang rendah," ucap Visco pada suratkabar Jerman, Welt am Sonntag. "Jika laju inflasi berada pada level sangat rendah untuk terlalu lama dan perekonomian sulit bertumbuh, kita beresiko anjlok ke dalam spiral yang akan menjadi kian intens dengan sendirinya, hal tersebut yang kita sebut deflasi," ucapnya.

Laju inflasi zona euro anjlok ke area negatif di bulan Desember untuk pertamakalinya sejak 2009, dengan harga minyak yang murah memicu penurunan lebih besar dari ekspektasi. "Tidak diragukan lagi, harga minyak yang murah membantu perekonomian. Di sisi lain hal tersebut juga memicu penurunan harga. Dan hal tersebut merupakan masalah saat laju inflasi sudah berada dekat nol", ucap Visco, menambahkan bahwa ada resiko ekspektasi inflasi akan turun lebih dalam lagi. "Dalam situasi seperti ini, cara paling efektif adalah dengan membeli obligasi pemerintah," ucapnya. "Kami sedang mendiskusikan berbagai opsi pada Dewan Kebijakan ECB, juga pembelian obligasi lainnya seperti obligasi perusahaan. Namun pasar tersebut tidak sangat besar."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar