Selasa, 24 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

world-economy  World Economy

Perlambatan Inflasi Memaksa ECB Pangkas Suku Bunga

Kamis, 7 November 2013 20:21 WIB
Dibaca 481

Monexnews - Di luar dugaan European Central Bank memangkas suku bunga acuan ke rekor terendah baru mendekati nol menyusul meningkatnya keprihatinan para pembuat kebijakan atas perlambatan inflasi di Eropa, yang beresiko mengancam pemulihan ekonomi kawasan itu.

ECB pada hari Kamis memutuskan untuk menurunkan Refinancing Rate menjadi 0,25% dai sebelumnya 0,5%, dan juga memangkas suku bunga fasilitas pinjaman darurat sebesar 25 basis poin menjadi 0,75%. Sedangkan suku bunga deposito tetap dipertahankan pada level 0%.

Setelah menegaskan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk jangka waktu yang lebih lama pada pertemuan bulan Juli silam, ECB nampaknya harus mengakhiri komitmen tersebut seiring inflasi melambat tajam. Keputusan hari ini menunjukkan jika dewan gubernur bank sentral tidak bersedia mentolerir inflasi rendah di zona Euro, dan harus segera bertindak untuk mencegah hilangnya momentum pemulihan.

Inflasi harga konsumen di blok Euro hanya tumbuh 0,7% pada bulan Oktober dari tahun sebelumnya, melambat dari 1,1% yang tercatat pada bulan September dan berada jauh di bawah target 2% yang ditetapkan ECB. Laju inflasi tahunan pada bulan lalu juga menandai pertumbuhan harga konsumen yang paling lemah sejak puncak krisis keuangan global. Sehingga memicu kekhawatiran bahwa inflasi mendekati nol bisa mengikis keuntungan dan membebani rumah tangga di Eropa. Apresiasi Euro juga turut memperburuk kinerja ekspor zona Euro dan mengancam keberlanjutan pemulihan ekonomi kawasan yang baru saja dimulai.

Fokus pelaku pasar selanjutnya akan bergeser ke konferensi pers Presiden ECB Mario Draghi yang akan dimulai pada pukul 20.30 WIB, untuk mencari kejelasan tentang keputusan mengejutkan bank sentral dan bagaimana proyeksi terbaru para pembuat kebijakan terhadap Euro serta pemulihan ekonomi. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar