Kamis, 27 Juli 2017

world-economy  World Economy

Perlambatan Pertumbuhan Ciptakan Stabilitas Ekonomi

Selasa, 12 November 2013 15:39 WIB
Dibaca 322

Monexnews - Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mengatakan bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi dibutuhkan untuk mengurangi defisit transaksi berjalan. Dengan perekonomian global yang lebih ketat saat ini, pertumbuhan ekonomi yang terlalu tinggi justru akan meningkatkan jumlah impor yang pada gilirannya meningkatkan defisit transaksi berjalan. "2013-2014 ekonomi global lebih ketat. Kalau tumbuh 6 persen saya khawatir kalau kuat begitu impor akan tinggi sekali," kata Menkeu di Jakarta, Senin (11/11).

Menurut Menkeu, perekonomian Indonesia baiknya tumbuh tinggi setelah pemerintah berhasil menekan impor dan menerapkan sistem penggunaan biofuel dengan baik. Setelah hal tersebut siap, maka fundamental sudah sangat kuat. "Pertumbuhan tidak terlalu tinggi itu membuat fundamental yang kuat. Nanti 2015 fundamental sudah kuat dan itu selanjutnya tugas pemerintahan yang baru," ucap Menkeu.

Menkeu memaparkan bahwa tahun depan pertumbuhan diprediksi akan berada pada kisaran 5,5 persen. Sementara defisit APBN sebesar 1,69 persen dari PDB. Selain itu, Menkeu menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan penyederhanaan regulasi untuk menarik investasi. "Yang terbaru revisi Daftar Negatif Investasi," ungkap Menkeu.

Menkeu mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir jika pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat dalam tahun ini ataupun tahun depan. Pemerintah telah mengantisipasi semua perlambatan ekonomi tersebut. "Tahun ini tahun depan melambat bukan di luar dugaan. Memang itu akan terasa karena kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dilakukan. Jangan panik karena ini sudah di-design," kata Menkeu. (nic)


Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id


*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar