Jumat, 24 Maret 2017

world-economy  World Economy

Pertamina Dukung Pemerintah Pastikan Kuota BBM Bersubsidi Pas

Rabu, 27 Agustus 2014 11:25 WIB
Dibaca 313

Monexnews - Sebagai penyalur BBM bersubsidi ke masyarakat, Pertamina harus memastikan kuota premium dan solar sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 12 tahun 2014 tentang Perubahan APBN 2014. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir, kuota 46 juta kiloliter tersebut harus diatur sedemikian rupa agar tidak melewati kuota hingga akhir tahun.

"APBN-P 2014 telah menggariskan kuota BBM bersubsidi tidak boleh melampaui kuota yang telah ditetapkan. Dengan kondisi tersebut maka hanya ada dua pilihan, pertama yaitu menyalurkan BBM bersubsidi secara normal dengan konsekuensi kuota BBM bersubsidi habis sebelum akhir tahun, yaitu pertengahan November untuk Solar dan pertengahan Desember untuk Premium, dan selanjutnya masyarakat harus membeli BBM non subsidi hingga akhir tahun. Sementara Pilihan lainnya adalah mengatur volume penyaluran setiap harinya sehingga kuota BBM bersubsidi bisa cukup hingga akhir tahun," jelasnya, seperti dikutip melalui laman pertamina pada Selasa (26/8).

Teknisnya, Pertamina mengatur penyebaran BBM bersubsidi secara prorata sesuai alokasi untuk masing-masing SPBU dan lembaga penyalur lainnya yang telah dilakukan, terhitung sejak 18 Agustus 2014. "Untuk tetap menjamin ketersediaan BBM di masyarakat, Pertamina menyediakan BBM non subsidi yang meliputi Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex, dan Solar non subsidi,” pungkasnya. (as)

 

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa penyuntingan

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar