Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

Pertumbuhan Ekonomi 2013 Akan Berada di Kisaran 5,9 Persen

Selasa, 24 September 2013 10:17 WIB
Dibaca 433

Monexnews - Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2013 akan berada di kisaran 5,9 persen. “Pertumbuhan itu didorong oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang diperkirakan 5,1%, konsumsi pemerintah 3,4%, PMBT (Pembentukan Modal Tetap Bruto) 6,9%, ekspor 2,3%, dan impor tumbuh 0,3%,” katanya di Jakarta, Senin (23/9).

Bambang menyatakan bahwa World Bank merevisi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2013 menjadi 2,2 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2013 juga direvisi turun menjadi 5,9 persen. “IMF juga merevisi turun pertumbuhan ekonomi Indonesia 2013 menjadi 5,3 persen dari 5,5 persen,” tuturnya.

Sementara itu, pemerintah memperkirakan inflasi untuk tahun 2013 ada di kisaran 9,2 persen. Sedangkan untuk rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp10.200. “Meski demikian, pemerintah berharap inflasi bulan-bulan mendatang tidak terlalu besar sehingga bisa di bawah perkiraan 9,2%,” paparnya.

Untuk harga minyak Indonesia (ICP) saat ini, harga rata-ratanya masih di bawah target APBN-P 2013 sebesar 108 dolar AS per barel atau sebesar 105 dolar AS per barel. Sedangkan untuk lifting minyak diperkirakan sebesar 834 ribu barel per hari (bph) dan lifting gas bumi 1,207 bph setara minyak. “Ini di bawah perkiraan, lifting minyak dalam APBN-P ditargetkan 840 ribu bph dan lifting gas 1,240 juta bph setara minyak,” katanya. (nic)


sumber: Rilis Resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.depkeu.go.id


*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar