Selasa, 24 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat di Tahun 2014

Kamis, 5 Februari 2015 12:56 WIB
Dibaca 1429

Monexnews - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2014 berjalan pada laju yang paling lemah dalam lima tahun terakhir di tengah kejatuhan harga komoditas dan meredanya jumlah investasi.

Biro statistik di Jakarta pada hari Kamis melaporkan bahwa pertumbuhan di negara dengan tingkat ekonomi terbesar di Asia Tenggara tersebut sebesar 5.02% di tahun 2014, dari pertumbuhan tahun lalu yang direvisi menjadi 5.58%. GDP Indonesia di kuartal keempat naik sebesar 5.01% dari setahun yang lalu, naik dari 4.92% pada kuartal sebelumnya.

Presiden Joko Widodo, yang mulai menjabat sebagai Presiden di bulan Oktober, mewarisi ekonomi yang sedang berjuang dengan rendahnya investasi di infrastruktur, turunnya harga komoditas dan penarikan stimulus dari AS. Dia pada awal pekan ini mengatakan bahwa dia masih menargetkan ekspansi ekonomi sebesar 5.7% di tahun 2015, dengan berjanji akan mempercepat proyek transportasi, menaikan penerimaan pajak dan memangkas jalur birokrasi untuk menarik investasi.

Gundy Cahyadi, ekonom di DBS Group Holdings Ltd di Singapura sebelum data dirilis mengatakan bahwa pertumbuhan investasi di Indonesia masih lemah dan masih ada beberapa tanda dari pertumbuhan konsumsi swasta yang moderat. Dia perkirakan bahwa pertumbuhan GDP akan kembali memantul ke level 5.5% di tahun 2015, di balik pengeluaran fiskal yang lebih tinggi pada tahun ini.

Nilai ekspor turun sebesar 13.8% di bulan Desember dari setahun yang lalu, sering merosotnya harga minyak telah melukai pada produsen komoditas di seluruh dunia. Indonesia mengekspor minyak sawit, karet, minyak mentah, batu bara, timah dan sumber daya alam lainnya.

 

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar