Minggu, 23 Juli 2017

world-economy  World Economy

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Berada di Bawah Estimasi

Kamis, 15 Mei 2014 16:27 WIB
Dibaca 492

Monexnews - Pemulihan di zona euro gagal untuk mendapatkan momentum pada kuartal lalu, seiring Perancis di luar dugaan stagnan dan negara mulai dari Italia hingga Belanda berkontraksi. Tingkat pertumbuhan yang hanya 0.2% untuk blok zona euro, setengah dari perkiraan ekonomi, menambah tekanan pada European Central Bank untuk menambah kebijakan stimulus bulan depan untuk mengatasi lemahnya inflasi dan output yang anemik. Sementara eskpansi di Jerman berkalilipat menjadi 0.8%, namun tidak cukup untuk menutupi pelemahan di seluruh kawasan, termasuk penurunan sebesar 0.7% di Portugal.

Presiden ECB Mario Draghi memperingatkan investor pekan lalu akan adanya penambahan stimulus di bulan Juni, mengatakan Dewan Kebijakan “nyaman untuk mengambil tindakan” bulan depan. Dengan pemulihan di zona euro dari resesi yang masih rapuh, petinggi ECB mencoba menghidupkan kembali laju pertumbuhan harga, dengan tingkat inflasi berada pada kurang dari setengah target ECB.

“Tingkat pertumbuhan zona euro pada kuartal pertama lambat, namun beberapa indikator utama menunjukkan bahwa kuartal kedua mungkin akan lebih lemah lagi,” ucap Martin van Vliet, ekonom senior pada ING Groep NV di Amsterdam. “Terhadap pelemahan ini, ECB nampaknya akan merespon dengan langkah lebih lanjut pada pertemuan kebijakan bulan depan.”

Jerman, negara perekonomian terbesar di zona euro, memimpin ekspansi pada kuartal pertama, dengan kenaikan GDP sebesar 0.8%, melebihi estimasi ekonom. Meski demikian hal itu tertutupi oleh pertumbuhan di Perancis yang stagnan, dan Italia yang berkontraksi sebesar 0.1%.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar