Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

world-economy  World Economy

Pertumbuhan Upah Naik Dan Tingkat Pengangguran Turun di Inggris

Rabu, 13 Mei 2015 16:06 WIB
Dibaca 6140

Monexnews -Tingkat pengangguran Inggris turun ke level terendah sejak tahun 2008 dan pertumbuhan upah rebound dalam sebuah tanda bahwa pasar kerja Inggris terus menguat.

Jumlah pengangguran yang diukur berdasarkan metode International Labor Organization tuurn sebanyak 35,000 menjadi 1.83 juta di kuartal pertama, membuat tingkat pengangguran menjadi 5.5% dari 5.6%, dilaporkan oleh Office for National Statistic pada hari Rabu. Pertumbuhan upah naik 1.9%, dengan upah reguler melonjak 2.2%, itu menjadi kenaikan terbesar sejak 2011.

Angka-angka tersebut data ketika Bank of England bersiap untuk luncurkan outlook ekonomi terbaru mereka. Dengan mengendurnya pasar tenaga kerja yang selama ini dijadikan patokan, seberapa lama para pembuat kebijakan akan mempertahankan suku bunga di rekor terendah yang akan tergantung pada apakah Inggris dapat meningkat produktivitas mereka. Investor yakin bahwa suku bunga acuan akan bertahan di level 0.5% untuk satu tahun lagi.

Perdana Menteri Inggris David Cameron secara mengejutkan memenangkan suara mayoritas dalam pemilu pekan lalu setelah berkampanye pada catatan ekonomi dari Partai Konservatif. Ekonomi berada di jalur untuk ekspansi ke sepuluh pada tingkat kuartalan, defisit anggaran telah turun lebih dari setengah dan inflasi di level nol, meningkatkan pendapatan rumah tangga riil untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

Gubernur Mark Carney akan mengadakan konfrensi pers pada pukul 16:30 di WIB di London pada acara mempublikasikan laporan inflasi kuartalan. Perhatian akan fokus pada outlook untuk produktivitas, yang masih lebih rendah daripada sebelum mulai resesi di tahun 2008. Ekonomi mungkin akan berjuang untuk mempertahankan laju mereka tanpa memicu tekanan inflasi kecuali ada "perbaikan materi" dalam output perjam, ucap Monetery Policy Committee pada pertemuan bulan lalu.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar