Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

world-economy  World Economy

Pesawat Hilang, CEO AirAsia 'Curhat' di Twitter

Senin, 29 Desember 2014 11:36 WIB
Dibaca 1101

Monexnews - Musibah hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 dari Surabaya menuju Singapura kemarin meninggalkan duka mendalam di kalangan pelaku penerbangan. CEO maskapai asal Malaysian itu, Tony Fernandes, mengaku bahwa peristiwa ini merupakan pukulan terbesar dalam karirnya sebagai pengusaha.

Via akun Twitter-nya, miliarder Tony Fernandes mengaku hilangnya AirAsia QZ8501 seakan menjadi 'mimpi terburuk' bagi perusahaan. "Duka saya untuk para penumpang dan kru pesawat. Kami berharap kabar baik dari tim SAR dan berterimakasih atas kerjasama pemerintah Indonesia, Malaysia dan Singapura," kicaunya.

Twitter memang menjadi media ucapan duka cita paling laris dalam dua hari terakhir. Banyak warga masyarakat mengucapkan belasungkawanya dengan menulis hashtag #AirAsia and #QZ8501, di mana sebagian besar berisi simpati bagi keluarga para korban. Sobat dekat Fernandes yang juga miliuner pemilik Virgin Air, Richard Branson, juga mengutarakan rasa dukanya via Twitter dan memberikan support-nya kepada keluarga besar AirAsia. "Saya tersentuh oleh simpati sahabat-sahabat saya dari maskapai lainnya," balas Fernandes di Twitter.

Tony Fernandes sendiri merupakan figur terpenting di balik kesuksesan AirAsia di bisnis penerbangan murah. Pada tahun 2001, ia dan beberapa koleganya membeli maskapai yang tidak mampu menghasilkan laba ini untuk disulap menjadi perusahaan dengan berlaba besar. Saat pertama kali dibeli, AirAsia bahkan hanya memiliki dua unit pesawat yang siap terbang, jauh berbeda dengan jumlah armadanya sekarang.

Kepercayaan investor terhadap perusahaan penerbangan asal Malaysia semakin surut. Saham AirAsia pagi ini terpantau anjlok 13% dibandingkan harga penutupan sehari sebelumnya yakni pada posisi 2,56 Ringgit. Harga sahamnya juga dipangkas dari target 3,15 Ringgit menjadi 2,64 Ringgit dan saham perusahaan induknya, AirAsia X Bhd, merosot 6,6% di bursa saham Negeri Jiran.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar