Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

world-economy World Economy

Pilihan Li Menyempit Seiring Melambatnya Pertumbuhan China

Senin, 15 September 2014 10:23 WIB
Dibaca 535

Monexnews - 

Pilihan Perdana Menteri China Li Keqiang telah menyempit yaitu menstimulasi atau kehilangan target pertumbuhan di tahun 2014.

Output produksi berjalan pada laju terlemah sejak krisis keuangan global, dan investasi serta pertumbuhan penjualan retail yang berjalan moderat di tunjukan dalam data yang di rilis pada tanggal 13 september, itu menggarisbawahi resiko dari mendalamnya perlambatan ekonomi yang di pimpin oleh merosotnya pasar properti. Saham, logam mulia dan mata uang yang termasuk dollar Australia turun seiring para analis mengurangi perkiraan pertumbuhan untuk tahun 2014.

"Ini adalah seruan untuk bangkit bahwa mereka perlu untuk bertindak lebih," kata Helen Qiao, kepala ekonomi China di Morgan Stanley di Hong Kong. "Pemerintah mencoba dengan bekerja sangat keras untuk mencapai ini pada tingkat target tertentu, yang belum tentu mustahil jika mereka melakukan langkah-langkah tertentu yang di mulai dari sekarang. Resiko saat ini adalah jika mereka meremehkan seberapa besar alat pelonggaran lebih yang mereka perlukan."

Perlambatan dalam data ekonomi bulan Agustus yang termasuk penurunan kedua beruntun dalam impor dan penurunan sebesar 40% dalam ukuran terluas dari kredit baru akan menguji tekad Li yang ingin mengindari stimulus yang lebih kuat untuk mencapai target pertumbuhan 7.5%nya. Jumlah pinjaman yang terjadi selama mulai dari tahun 2009 sampai 2013 telah memicu lonjakan utang pada skala besar yang memicu krisis perbankan di negara lainnya, menurut International Monetary Fund, yang menggarisbawahi dari keengganan PM China dalam membuka keran stimulus.

Pertumbuhan GDP mungkin turun ke 6.5% sampai 7% di kuartal ketiga jika angka ekonomi di bulan September juga lemah, menurut estimasi analis dari Australia & New Zealand Banking Group Ltd, turun dari 7.5% dalam periode April sampai Juni. Laporan GDP bulanan yang di kompilasi oleh Bloomberg menunjukkan bahwa ekonomi berekspansi sebesar 6.3% di bulan Agustus dari setahun yang lalu, turun dari 7.4% di bulan Juli.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar