Kamis, 27 Juli 2017

world-economy  World Economy

PM Jepang: Gubernur BOJ yang Baru Harus Berani!

Jumat, 8 Februari 2013 13:59 WIB
Dibaca 650

Monexnews - Perdana Menteri Shinzo Abe hari ini berpidato di hadapan komite parlemen Jepang. Intisari tatap muka antara anggota legislatif dengan kepala pemerintah menyangkut suksesi kepemimpinan di Bank of Japan (BOJ). 

Gubernur bank sentral Masaaki Shirakawa awal pekan ini menyatakan siap mundur pada tanggal 19 Maret, disusul oleh dua deputi gubernurnya. Oleh karena itu perdana menteri Abe harus menyerahkan nama-nama potensial untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Shirakawa kepada parlemen dalam waktu satu bulan. Terkait soal kriteria yang dikehendaki, Shinzo Abe menyatakan tidak peduli dari institusi mana sang calon berasal. Tidak tertutup kemungkinan gubernur yang baru nanti muncul dari kalangan kementerian keuangan ataupun pejabat pemerintah.

"Gubernur yang baru harus mampu masuk ke dalam lingkaran sistem yang disebut 'mafia keuangan internasional'," tuturnya. Dengan begitu, ia bisa menjalin komunikasi luas dan kerjasama dengan pihak luar untuk kepentingan nasional.

Akan tetapi terlepas dari siapapun sosok yang nantinya terpilih, Abe menekankan perlunya keberanian untuk mengambil langkah pelonggaran moneter yang agresif dan skill komunikasi internasional yang mumpuni. Dua syarat itulah yang paling mutlak harus dimiliki oleh suksesor Shirakawa. "Demi percepatan ekonomi Jepang, pelonggaran moneter tidak bisa ditawar lagi," tegas sang perdana menteri. Pun demikian, Abe tidak berkomentar lebih lanjut apakah syarat tersebut sebagai sesuatu yang tidak dimiliki oleh gubernur BOJ saat ini.  

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar