Sabtu, 25 Maret 2017

world-economy  World Economy

PM Lee: Ekonomi Singapura Tumbuh 3.7% Di Tahun 2013

Selasa, 31 Desember 2013 17:25 WIB
Dibaca 870

Monexnews -

Pertumbuhan ekonomi Singapura berakselerasi dengan cepat di tahun 2013 dan negara ini akan “bekerja dengan baik” di masa mendatang, ujar Perdana Meneteri Lee Hsien Loong.

GDP Singapura naik sebanyak 3.7% pada tahun ini, kata Lee dalam pesan Tahun Baru-nya pada hari ini. Itu sejalan dengan perkiraan pemerintah untuk pertumbuhan 3.5% - 4% an di bandingkan dengan estimasi median dalam survey Bloomberg yang menyerukan ekspansi 3.55%.

“Ekonomi Eropa dan Amerika berjalan dengan stabil,” kata Lee.” Prospek terhadap Asia masih positif, namun tetap ada masalah dan ketegangan,” tambahnya, mengutip dari ketegangan geopolitik regional.

Ekonomi Singapura berakselerasi pada tahun ini yang mana itu telah di bantu oleh Eropa dan AS, sementara itu perusahaan – perusahaan di kota telah menyesuaikan kenaikan biaya bisnis dan membatasi jumlah tenaga kerja asing murah.

Badan promosi perdagangan Singapura pada bulan November mengatakan bahwa ekspor akan rebound di tahun 2014 setelah berkontraksi pada tahun ini, mengurangi tekanan pada bank sentral untuk mengizinkan mata uang mereka melemah untuk mendukung pengiriman barang ke luar negeri.

Lee menegaskan bahwa perkiraan untuk pertumbuhan ekonomi di tahun 2014 akan berkisar 2% sampai 4%. Tingkat kepercayaan konsumen di AS berada di level tertinggi dalam empat bulan dan produksi pabrik di zona euro melaju lebih cepat dari perkiraan ekonom di bulan Desember.

“Secara umum gambaran ekonomi global membaik, terutama di China yang juga menurunkan outlooknya,” kata Vishnu Varathan, seorang ekonom di Mizuho Bank Ltd. di Singapura.

Menteri perdagangan Singapura akan merilis angka awal GDP kuartal keempat pada pukul 07.00 wib pada tanggal 2 Januari. Ekonomi mungkin akan menyusut secara tahunan 1.3% dari periode tiga bulan sebelumnya, menuruti survey Bloomberg terhadap 11 ekonom.

Dollar Singapura telah turun sebanyak 3.5% terhadap dollar AS pada tahun ini. Indeks Straits Times hanya sedikit berubah di tahun 2013, menjadikannya dengan kinerja terburuk di antara bursa negara maju.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar