Selasa, 28 Maret 2017

world-economy  World Economy

PM Li Keqiang: China-Jerman Bisa Jadi 'Dream Team'

Selasa, 28 Mei 2013 9:57 WIB
Dibaca 416

Monexnews - Pemerintah China menyatakan siap membuka diri untuk masuknya investor baru dari Eropa. Statement itu ditegaskan oleh Perdana Menteri Li Keqiang dalam kunjungannya ke Berlin, Jerman hari Senin waktu setempat.

Kehadiran Li di Berlin dalam rangka menjalin kerjasama bilateral dengan Jerman, terutama di sektor investasi riil. "Jika China-Jerman bekerjasama, maka itu bisa menjadi sebuah 'tim impian'", ujarnya di hadapan awak media. Kunjungan pejabat tinggi China kali ini merupakan lawatan pertamanya ke negara Uni Eropa sejak menduduki kursi perdana menteri bulan Maret lalu.

Fokus pembicaraan antara Li dan Angela Merkel meliputi kerjasama di sektor manufaktur. Kedua pihak ingin menjalin hubungan simbiotik karena perusahaan asal Jerman belakangan ini cenderung melihat produsen asal negeri tirai bambu sebagai pesaing utama di pasar internasional. Pemimpin dua negara ingin memiliki kesepahaman tentang bagaimana para pelaku bisnis dan produsen bisa bekerjasama ketimbang saling memulai rivalitas. Selain manufaktur, jalinan bilateral juga mencakup logistik, pendidikan dan layanan kesehatan di mana Jerma akan berperan sebagai pihak penanam modal.

"China siap membuka ruang (investasi), khususnya untuk Jerman," tegas Li. Kebijakan China sejalan dengan rencana Komisi Eropa yang menginginkan Uni Eropa memperluas relasi dengan negara dunia ke-tiga. Namun sampai sekarang pelaku bisnis nebua biru masih harus melihat sejauh mana pemerintah Beijing bisa membuka akses tersebut. Kerjasama bilateral antara China dan 27 negara Uni Eropa tercatat sebesar 150 miliar Euro pada tahun 2011, di mana sepertiganya adalah dengan Jerman.

Jerman adalah negara perekonomian terbesar Eropa dengan produk andalan berupa alat permesinan dan keperluan pabrik. Komponen ekspor inilah yang diperlukan oleh China, yang tengah giat menggenjot produksi guna memenuhi arus konsumsi dari dalam dan luar negeri. Kolaborasi bilateral kedua negara diyakini bisa sangat pada mengingat China adalah konsumen setia produk barang mewah buatan Jerman seperti mobil. Adapun ekspor China ke Jerman termasuk tekstil, alat kelistrikan dan mainan.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar