Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

world-economy  World Economy

PM Shinzo Abe Diminta Utamakan Reformasi Fiskal

Senin, 27 Mei 2013 19:01 WIB
Dibaca 582

Monexnews - Meski menuai pujian dari berbagai pihak atas kebijakan moneter agresifnya, Perdana Menteri Shinzo Abe juga diperingatkan akan adanya ancaman lain. Dewan Penasihat Menteri Keuangan pada hari Senin waktu Tokyo merilis sebuah laporan yang berisi saran bagi pemerintah yang baru beroperasi beberapa bulan. Dewan meminta kabinet Shinzo Abe melaksanakan apa yang disebut reformasi fiskal secara serius. Apabila tidak, ketimpangan fiskal Jepang dapat melambungkan bunga obligasi pemerintah dan menghambat rencanca percepatan ekonomi nasional. 

Rilis laporan itu merupakan respon dari sederet pelonggaran moneter yang diambil bank sentral.,khususnya menyangkut program pembelian obligasi secara agresif dan lonjakan tajam pada imbal hasil obligasi pemerintah. "Langkah Bank of Japan hanya bisa dipandang sebagai pendanaan hutang oleh pemerintah, yang secara langsung memicu kenaikan bunga obligasi dan membuat hasil pelonggaran menjadi percuma," demikian isi salah satu bagian dalam laporan itu. Hal itu hanya bisa dicegah jika pihak Tokyo berkenan melakukan konsolidasi fiskal. Tanpa tata kelola fiskal yang baik, maka Jepang bisa menghadapi pekerjaan rumah baru di jangka panjang kelak.

Di bawah komando PM Shinzo Abe, bank sentral memang melaksanakan kebijakan super longgar disertai stimulus fiskal dalam jumlah besar. Dewan penasihat menilai bahwa pedal gas moneter sebaiknya diredam guna meminimalisasi risiko lanjutan. "Kebijakan seperti itu tidak bisa dilanjutkan secara terus menerus," saran anggota dewan. Dalam penutupnya, laporan tersebut meminta Perdana Menteri Abe langsung melakukan aksi reformasi fiskal seraya mempertimbangkan lagi poin-poin dalam proyek Abenomics.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar