Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

PM Ukraina: Kami Tidak Akan Melepas Crimea

Jumat, 7 Maret 2014 23:39 WIB
Dibaca 1043

Monexnews - Arseniy Yatsenyuk, Perdana Menteri Ukraina, mengatakan bahwa ia tidak siap untuk melepaskan Crimea, wilayah Ukraina yang saat ini menjadi pusat ketegangan antara Rusia dan negara Barat. Crimea, yang saat ini merupakan bagian dari Ukraina namun sebagian besar warganya menggunakan bahasa Rusia, akan menggelar referendum tanggal 16 Maret nanti untuk memutuskan apakah nantinya akan menjadi bagian dari Rusia yang beresiko menjadi potensi ketegangan.

Ancaman konflik militer terhadap Crimea telah menjadi kian besar pekan ini, setelah pasukan berseragan tentara Rusia nampak di sana. Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengatakan bahwa pasukan tersebut adalah tentara lokal yang telah membeli seragam Rusia.

"Tidak ada yang akan menyadari referendum ini, mungkin berbeda dari Korea Utara, Suriah, dan Venezuela,” ucap Yatsenyuk. "Saya ingin menjelaskan sejelas-jelasnya, Crimea adalah, masih, dan akan tetap menjadi bagian dari Ukraina. Tidak ada pelepasan. Titik."

AS dan Rusia nampaknya berseteru pada hari Jumat, setelah Putih kembali menegaskan keinginannya untuk melindungi warga Ukraina yang berbahasa Rusia, dan Presiden AS Barack Obama mengumumkan pembekuan aset dan pelarangan visa pada sejumlah warga negara Rusia dan Ukraina yang diduga mengancam kedaulatan Ukraina.

Yatsenyuk, berbicara di Kiev, menuturkan pernyataan yang lebih optimis saat ditanyakan mengenai kemungkinan untuk membuka negosiasi dengan Rusia. Ia menggambarkan situasi saat ini “tidak seburuk pekiraan dan tidak sebagus yang harus dicapai." Yatsenyuk membela pemerintahannya yang “sah” terhadap tuduhan “fasis” dari Rusia. Ia menjabat sebagai Perdana Menteri di bulan Februari menyusul protes di Kiev terhadap kepemimpinan Viktor Yanokovych yang didukung oleh Kremlin. Ia mengatakan bahwa pemerintah didukung oleh mayoritas anggota parlemen Ukraina, dan oleh minoritas yang tidak biasanya menjadi bagian dari pemerintahan Ukraina.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar