Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

PM Ukraina: Putin Ingin Mengembalikan Uni Soviet

Senin, 15 September 2014 9:33 WIB
Dibaca 692

Monexnews -

Perdana Menteri Ukraina Aresniy Yatsenyuk mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladmir Putin sedang berusaha untuk mengembalikan Uni Soviet dan mengambil seluruh Ukraina, sementara itu kepala bank sentral Kiev memprediksi ekonomi negaranya mungkin menyusut sebanyak 10% pada tahun ini.

AS memperluas sanksinya terhadap Rusia yang mana mereka memasukan nama bank terbesar di negaranya, OAO Sberbank, ke dalam daftar lembaga yang terkena sanksi karena pertempuran di timur Ukraina. Uni Eropa menambahkan 15 perusahaan, yang termasuk Gazprom Neft, OAO Rosnet dan Transneft, serta 24 orang yang akan di masukan dalam daftar mereka yang akan terkena larangan dari Uni Eropa.

Rusia terkunci dalam kebuntuan dengan mantan musuh Perang Dingin atas konflik bersenjata yang di klaim telah membunuh lebih dari 3,000 jiwa. Putin telah membantah kalau dia mendukung pemberontak pro-Rusia di wilayah timur Ukraina, dimana rapuhnya untuk gencatan senjata yang mana saat ini masih berlangsungnya pertempuran di beberapa wilayah.

"Putin tidak dapat menerima dengan ide bahwa Ukraina akan menjadi bagian dari keluarga Eropa," kata Yatsenyuk  pada konfrensi di Kiev kemarin. "Dia ingin mengembalikan Uni Soviet."

"Tujuannya adalah untuk mengambil seluruh Ukraina,' kata Yatsenyuk  dalam Yalta European Strategy Annual Meeting. "Rusia merupakan ancaman tatanan global dan keamanan di seluruh Eropa."

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar