Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

PMI Manufaktur Indonesia Turun di Bulan Maret

Selasa, 1 April 2014 13:42 WIB
Dibaca 612

Monexnews - Salah satu data ekonomi penting dari tanah air dirilis negatif pada hari Senin (01/04). Indeks purchasing managers' index (PMI) versi HSBC turun ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir yakni ke angka 50.1 (Maret) dari 50.5 (Februari).

Menurut Ekonom HSBC, Su Sian Lim, kinerja indeks menandai penurunan bulanan ke-dua berturut-turut di tahun 2014. "Artinya, pengetatan moneter dan makro-prudensial secara agresif sejak pertengahan 2013 telah menggerus jumlah permintaan domestik," ujar Lim. Tingkat permintaan kini hanya tumbuh dalam laju yang moderat atau lambat jika dibandingkan dengan rata-rata indeks manufaktur tahun lalu. Di sisi lain, permintaan dari luar negeri juga naik tipis seperti terlihat dari rendahnya rasio kenaikan pesanan ekspor.

Angka indeks di bawah 50 menandakan kontraksi atau perlambatan, sementara angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan. Dalam hal ini, industri manufaktur Indonesia memang masih tumbuh, namun lajunya tidak sebaik bulan Februari.

Bank Indonesia bulan lalu memangkas target pertumbuhan nasional menjadi antara 5.5% dan 5.9% untuk tahun ini. Angka itu lebih rendah dibandingkan target yang dipatok sebelumnya yakni di kisaran 5.8% hingga 6.2%. Perekonomian Asia Tenggara secara keseluruhan hanya tumbuh 5.8% tahun lalu atau rasio terendahnya sejak 2009.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar